Berapa Gaji Orang Coding di Indonesia? Ini Rincian Lengkapnya 2025

By | November 20, 2025
Peran Website di Tahun 2025

Pertanyaan “berapa gaji orang coding?” pasti sering muncul ketika orang mulai tertarik belajar pemrograman. Istilah “orang coding” sendiri biasanya merujuk ke profesi seperti:

  • Programmer / Software Developer
  • Web Developer
  • Mobile App Developer
  • Backend / Frontend Developer
  • Data Engineer, dan sejenisnya

Mereka bekerja dengan menulis kode (coding) untuk membuat aplikasi, website, sistem, hingga otomatisasi proses bisnis.

Di artikel ini, kita bahas secara santai tapi tetap padat:

  • Gambaran gaji orang coding di Indonesia
  • Faktor yang memengaruhi besar kecilnya gaji
  • Kisaran gaji berdasarkan level (pemula, junior, mid, senior)
  • Kisaran gaji berdasarkan jenis pekerjaan coding
  • Skill yang perlu dikejar kalau mau gajinya naik

Catatan: semua angka gaji di sini adalah perkiraan berdasarkan berbagai sumber lowongan kerja dan kondisi pasar, bukan angka baku. Di lapangan bisa lebih rendah atau lebih tinggi, tergantung perusahaan dan kotanya.


1. Gambaran umum: gaji orang coding itu sebenarnya berapa?

Secara umum, di Indonesia, gaji orang yang kerja di bidang coding biasanya berada di kisaran:

  • Level pemula / entry level: sekitar Rp3.000.000 – Rp6.000.000 per bulan
  • Level junior: sekitar Rp5.000.000 – Rp9.000.000 per bulan
  • Level mid (menengah): sekitar Rp8.000.000 – Rp15.000.000 per bulan
  • Level senior / lead: bisa Rp15.000.000 – Rp30.000.000+ per bulan

Di beberapa perusahaan besar (startup unicorn, perusahaan multinasional, atau remote kerja untuk perusahaan luar negeri), gaji bisa jauh lebih tinggi lagi, terutama jika digaji dalam mata uang dolar.

Angka ini belum termasuk:

  • Tunjangan (makan, kesehatan, transport)
  • Bonus tahunan / kuartalan
  • Insentif proyek
  • Fasilitas seperti laptop, kuota internet, dan lain-lain

Jadi, kalau kamu tekun di dunia coding, potensi penghasilan sebenarnya cukup menjanjikan.


2. Faktor yang memengaruhi gaji orang coding

Kenapa ada orang coding yang gajinya Rp4 juta, tapi ada juga yang Rp25 juta ke atas? Bedanya di mana? Umumnya dipengaruhi beberapa faktor ini:

a. Lokasi kerja (kota dan negara)

  • Kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Bali biasanya menawarkan gaji lebih tinggi dibanding kota kecil, karena:
    • Biaya hidup lebih tinggi
    • Perusahaan teknologi dan startup lebih banyak
  • Kerja remote untuk luar negeri (misal US, Eropa, Singapura) dengan skill yang sama bisa menghasilkan beberapa kali lipat gaji lokal.

b. Pengalaman kerja

Semakin lama pengalamanmu, biasanya:

  • Semakin kompleks tugas yang bisa kamu tangani
  • Semakin besar tanggung jawab (mengambil keputusan teknis, memimpin tim, mendesain arsitektur)
  • Semakin tinggi nilai tawarmu saat negosiasi gaji

Itulah kenapa gaji senior developer bisa jauh melompat dibanding junior.

c. Skill teknis (tech stack)

Tidak semua skill coding dihargai sama. Beberapa teknologi lebih “laku” di pasar, contohnya:

  • Untuk web: JavaScript, TypeScript, React, Vue, Node.js, Laravel, Django
  • Untuk mobile: Flutter, React Native, Kotlin, Swift
  • Untuk backend enterprise: Java, .NET, Go, Spring Boot
  • Untuk data: Python, SQL, Spark, cloud data tools

Semakin kamu menguasai tech stack yang banyak dicari perusahaan, semakin besar peluang gajimu naik.

d. Jenis perusahaan

Gaji di dunia coding juga dipengaruhi jenis perusahaannya:

  • Startup kecil / early stage: gaji bisa standar atau sedikit di atas rata-rata, tapi kadang ada ESOP (saham)
  • Perusahaan besar lokal: gaji dan fasilitas biasanya lebih stabil
  • Multinasional / asing: gaji relatif lebih tinggi
  • Freelance / kerja proyek: tidak digaji bulanan, tapi per proyek; kalau pintar manajemen waktu dan portofolio bagus, bisa menghasilkan lebih besar dari gaji tetap.

e. Kemampuan non-teknis (soft skill)

Ini sering diremehkan, padahal sangat memengaruhi:

  • Komunikasi dengan tim dan klien
  • Mampu menjelaskan solusi teknis dengan bahasa awam
  • Problem solving dan inisiatif
  • Disiplin, bisa kerja remote, bisa mengelola waktu

Banyak perusahaan mau membayar lebih mahal untuk programmer yang bisa bekerja mandiri dan bisa diajak bicara, bukan cuma jago ngoding.


3. Kisaran gaji berdasarkan level

Berikut ilustrasi kasar kisaran gaji orang coding berdasarkan level di Indonesia.

a. Level pemula (fresh graduate / self-taught beginner)

Biasanya:

  • Baru lulus kuliah, SMK, atau belajar otodidak
  • Portofolio masih sedikit
  • Masih butuh banyak bimbingan

Kisaran gaji:

  • Rp3.000.000 – Rp6.000.000 per bulan

Kalau kamu punya portofolio keren (misalnya sudah bikin beberapa aplikasi/web yang live), gaji pemula bisa langsung di level atas rentang itu.

b. Level junior (1–3 tahun pengalaman)

Ciri-ciri:

  • Sudah terbiasa bekerja dalam tim
  • Sudah paham alur kerja development (Git, pull request, testing, deploy)
  • Masih sering diarahkan senior, tapi bisa bekerja cukup mandiri

Kisaran gaji:

  • Rp5.000.000 – Rp9.000.000 per bulan

Di beberapa startup di kota besar, junior yang rajin dan skillnya bagus bisa tembus di atas Rp10 juta, terutama kalau pegang stack yang lagi panas (misalnya mobile developer yang jago Flutter atau backend yang jago cloud).

c. Level mid (3–5 tahun pengalaman)

Ciri-ciri:

  • Bisa memegang fitur end-to-end
  • Mulai diajak diskusi desain sistem
  • Kadang membimbing junior
  • Lebih dipercaya dalam mengambil keputusan teknis

Kisaran gaji:

  • Rp8.000.000 – Rp15.000.000 per bulan

Mid-level developer sering jadi “tulang punggung” tim. Kalau performanya bagus, biasanya kenaikan gaji per tahun juga lumayan terasa.

d. Level senior / lead (5+ tahun pengalaman)

Ciri-ciri:

  • Menguasai satu atau beberapa tech stack secara dalam
  • Bisa desain arsitektur sistem skala besar
  • Memimpin tim kecil, mengarahkan junior-mid
  • Jadi rujukan ketika ada masalah teknis berat

Kisaran gaji:

  • Rp15.000.000 – Rp30.000.000+ per bulan

Di level ini, banyak yang mulai kerja remote untuk perusahaan luar negeri, sehingga gajinya bisa dalam dolar dan nominal rupiahnya jauh lebih tinggi.


4. Kisaran gaji berdasarkan jenis pekerjaan coding

Masih bingung bedanya orang coding satu dengan yang lain? Berikut beberapa contoh “orang coding” dan kisaran gajinya.

a. Web Developer (Frontend / Backend / Fullstack)

Tugasnya: membuat dan mengelola website atau web application.

Kisaran gaji (umum di Indonesia):

  • Junior: Rp4.000.000 – Rp8.000.000
  • Mid: Rp8.000.000 – Rp15.000.000
  • Senior: Rp15.000.000 – Rp25.000.000+

b. Mobile App Developer (Android / iOS / Flutter)

Tugasnya: membuat aplikasi untuk smartphone.

Kisaran gaji:

  • Junior: Rp5.000.000 – Rp9.000.000
  • Mid: Rp9.000.000 – Rp17.000.000
  • Senior: Rp17.000.000 – Rp30.000.000+

Karena kebutuhan aplikasi mobile sangat tinggi, developer mobile sering dihargai cukup bagus.

c. Backend Developer

Backend sering mengurus logika bisnis, database, API, dan integrasi dengan sistem lain.

Kisaran gaji:

  • Junior: Rp5.000.000 – Rp9.000.000
  • Mid: Rp9.000.000 – Rp18.000.000
  • Senior: Rp18.000.000 – Rp30.000.000+

d. Data / AI / Machine Learning Engineer

Tugasnya: mengolah data, membangun model machine learning, dan membuat pipeline data.

Kisaran gaji:

  • Junior: Rp6.000.000 – Rp10.000.000
  • Mid: Rp10.000.000 – Rp20.000.000
  • Senior: Rp20.000.000 – Rp35.000.000+

Bidang ini lagi naik daun, apalagi dengan tren AI dan data-driven decision making.


5. Apakah orang coding bisa kaya?

Jawaban jujurnya: bisa banget, tapi tidak instan.

Beberapa jalur yang bisa bikin penghasilan orang coding meningkat:

  1. Naik level di perusahaan
    Dari junior → mid → senior → lead → architect / manager.
  2. Kerja remote untuk luar negeri
    Dengan kurs dolar, sering kali gaji bisa beberapa kali lipat gaji lokal.
  3. Freelance dan ambil proyek sampingan
    Satu proyek website atau aplikasi saja kadang bisa setara 1–3 bulan gaji tetap, tergantung kompleksitas dan negosiasi.
  4. Bangun produk sendiri
    Misalnya bikin SaaS, aplikasi berlangganan, template, plugin, atau game. Kalau laku, penghasilannya bisa recurring.

Namun, kuncinya tetap sama:

  • Skill harus terus ditingkatkan
  • Portofolio harus nyata (bukan cuma teori)
  • Jaga reputasi dan profesionalisme

6. Tips menaikkan gaji kalau kamu orang coding (atau calon)

Kalau kamu sudah atau baru mau masuk dunia coding dan ingin gaji yang baik, beberapa saran praktis:

1. Fokus di satu jalur dulu

Misalnya:

  • Fokus jadi web developer (frontend atau backend)
  • Atau fokus mobile developer
  • Atau fokus data engineer

Begitu sudah kuat di satu jalur, baru pelan-pelan meluas ke skill lain.

2. Bangun portofolio nyata

Perusahaan lebih percaya pada:

  • Website yang bisa diakses
  • Aplikasi yang bisa di-download atau dilihat demonya
  • Repo GitHub yang jelas

…dibanding hanya sertifikat kursus.

3. Ikut komunitas dan networking

Gabung komunitas programmer di:

  • Telegram / WhatsApp / Discord
  • Meetup lokal / event IT
  • Grup Facebook / LinkedIn

Kadang lowongan bagus tidak dipasang di job portal, tapi lewat jaringan komunitas.

4. Jangan takut negosiasi gaji

Kalau kamu merasa:

  • Sudah memberi kontribusi besar
  • Skill bertambah
  • Tanggung jawab makin berat

Kamu berhak untuk berdiskusi soal kenaikan gaji dengan cara yang baik dan profesional. Jangan lupa siapkan data: kontribusi apa yang sudah kamu berikan.

5. Terus belajar teknologi yang relevan

Teknologi terus berkembang. Bahasa pemrograman, framework, dan tools juga berubah. Orang coding yang gajinya paling tinggi biasanya:

  • Mau belajar hal baru
  • Tidak fanatik satu bahasa saja
  • Mengerti konsep dasar (algoritma, data structure, design pattern, database, network)

7. Kesimpulan: jadi, berapa gaji orang coding?

Singkatnya:

  • Gaji orang coding di Indonesia cukup menjanjikan, terutama dibanding banyak pekerjaan lain di level pendidikan yang sama.
  • Pemula bisa mulai dari sekitar Rp3–6 juta, lalu meningkat seiring pengalaman dan skill.
  • Level senior, lead, atau yang kerja remote ke luar negeri bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah per bulan.
  • Faktor penentu gaji antara lain: lokasi kerja, pengalaman, skill, jenis perusahaan, dan kemampuan soft skill.

Kalau kamu tertarik terjun ke dunia coding, jangan terlalu fokus dulu ke angka gaji. Fokuslah membangun skill yang kuat dan portofolio yang nyata. Ketika skill dan portofolio sudah “jadi”, pertanyaan “Berapa gaji orang coding?” biasanya berubah menjadi “Perusahaan mana yang mau membayar saya paling cocok?” 😄

Kalimat penutupnya sederhana:

Kalau kamu serius belajar dan mau konsisten, dunia coding bukan hanya bisa memberi gaji yang layak, tapi juga peluang karier dan kebebasan kerja yang sangat luas.